Merak yang Sombong

Di sebuah taman indah, hiduplah seekor merak. Bulunya berwarna-warni, berkilau seperti pelangi. Setiap kali membuka ekornya, semua hewan terpesona.

Merak itu dipelihara oleh seorang tuan yang sangat sayang padanya. Ia diberi makanan enak, tempat yang indah, dan segala yang terbaik. Karena itu, merak merasa dirinya paling hebat. Ia menjadi sombong dan tak mau berteman dengan hewan lain.

“Aku lebih indah dari kalian semua,” kata merak dengan angkuh.
Hewan-hewan pun menjauh darinya.

Waktu pun berjalan. Bulunya yang dulu berkilau mulai kusam. Tubuhnya tak sekuat dulu. Merak menua, dan tak ada lagi yang memuji. Tuannya pun mulai jarang memperhatikannya.

Kini merak sendirian. Ia duduk termenung di taman, merasa sepi.
Barulah ia sadar, keindahan tidak akan bertahan selamanya. Yang lebih penting adalah hati yang rendah dan persahabatan yang tulus.

Namun sayang, penyesalannya datang terlambat.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *